Sejak manusia pertama kali mendarat di bulan pada tahun 1969 oleh misi Apollo, manusia mencatat sejarah besar dalam eksplorasi luar angkasa. sejak saat itu, keraguan kita tentang penjelajahan ruang angkasa lebih jauh (deep space exploration) oleh manusia semakin berkurang sejak telapak kaki manusia bisa terpijak di permukaan bulan. Para lmuwan kini mulai berpikir untuk mencoba melakukan penjelajahan lebih jauh lagi oleh manusia. Jika selama ini manusia hanya mampu mengirim robot atau wahana nirawak ke obyek luar angkasa (planet, komet, asteroid) untuk melakukan penelitian, kini ilmuwan melakukan riset lebih lanjut untuk mengirim manusia ke planet lain dan mengirim mereka kembali ke bumi dengan selamat. Misi mengirim manusia ke planet lain dilandasi oleh rasa haus kita untuk meneliti planet lain secara detail dan langsung. Teknologi yang semakin berkembang pesat juga mendukung untuk melakukan misi tersebut. Selain itu, misi mengirim manusia ke planet lain juga didasari oleh pencarian tempat tinggal baru jika seandainya kehidupan di bumi tidak lagi bersahabat untuk ditinggali karena alasan tertentu. Dan kandidat yang paling mungkin untuk rumah baru manusia menurut ilmuwan adalah planet Mars. Pertanyaannya, bisakah kita membuat koloni di Mars?
Banyak orang berpikir bahwa di Planet Mars terdapat kehidupan alien. Artinya, orang-orang menarik kesimpulan bahwa manusia juga bisa tinggal dan hidup di Mars seperti di film-film. Namun faktanya tidak demikian. Mars memang memiliki atmosfir sama seperti bumi. Tetapi Mars tidak memiliki oksigen seperti yang kita hirup di bumi. Atmosfir planet Mars sangat tipis dan tersusun atas karbon dioksida (95.32%), nitrogen (2.7%), argon (1.6%), oksigen (0.13%), dan karbon monoksida (0.08%). Juga terdapat gas-gas lain dalam jumlah kecil. Cuaca di Mars juga sangat berbeda dengan cuaca di Bumi. Suhu rata-rata di permukaan planet Mars sekira -60 derajat celcius.
Atmosfir planet Mars sangat tipis, namun masih bisa menopang adanya awan dan angin. Ancaman lain yang dimiliki Mars adalah tidak adanya medan magnet yang melindungi planet tersebut dari serangan badai matahari yang bisa membahayakan kehidupan manusia jika terpapar olehnya. Berbeda dengan Bumi, planet kita memiliki medan magnet yang berasal dari kedua kutub bumi yang melindungi kita dari serangan badai matahari. Badai matahari tersebut kemudian diteruskan ke kutub utara dan selatan kedalam bentuk aurora yang indah.
Jadi, jika manusia memang berencana untuk tinggal lama dan menetap di planet yang berjuluk Planet Merah tersebut, rasanya memang tidak mungkin. tetapi tetap saja, manusia bisa saja ke Mars untuk tujuan penelitian dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. tentunya dengan teknologi penopang hidup untuk melindungi diri dan bertahan dari bahaya di atas. Terlebih lagi, NASA berambisi untuk mengirim manusia ke Mars pada tahun 2030. Jika manusia bisa memijakkan kaki di Bulan, kenapa Mars tidak?
![]() | |
| foto panorama permukaan Mars oleh wahana Opportunity |
silakan beri komentar pada kolom di bawah. terima kasih...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar